Kesalahan Kesalahan Umum Saat Memulai Dan Menjalankan Usaha

Kesalahan Kesalahan Umum Saat Memulai Dan Menjalankan Usaha

Kesalahan Umum Saat Memulai Dan Menjalankan Usaha.

Memulai bisnis memang tidak selalu mudah. Ada banyak hal dan keputusan yang mesti dipikirkan. Masalahnya ada saja hal-hal yang bisa membuat keputusan yang diambil menjadi tidak tepat. Atau setidaknya membuat kita mengurungkan niat untuk memulai usaha. Beberapa kesalahan memulai menjalankan usaha yang mesti anda waspadai yang biasa dilakukan oleh usaha-usaha yang baru dimulai. Selain berpotensi membuat usaha menjadi jalan ditempat. Bahkan berbahaya karena membuat usaha anda berhenti alias bangkrut.

Dan berikut adalah kesalahan-kesalahan umum yang harus dihindari saat memulai usaha kecil.

Baca Juga :

2. Tidak Membuat Perencanaan

Sebagian mungkin berfikir bahwa kebanyakan rencana akan membuat sedikit aksi. Alias NATO (No Action Talk Only). Tapi perencanaan yang baik akan membuka sebuah jalan. Paling tidak lakukan riset dan potensi pasar. Dan yang paling penting adalah perencanaan finansial. Dengan begitu segala biaya yang anda keluarkan akan tepat sasaran. Barang apa yang mesti anda beli, atau promosi apa yang ingin anda lakukan.

3. Tidak Menetapkan Target

Lagi-lagi karena anda berfikir bahwa ini adalah usaha kecil. Atau usaha yang hanya akan anda jalankan dari rumah. Anda merasa bahwa tidak perlu untuk menetapkan tujuan atau target yang ingin anda capai. Dengan menetapkan sebuah target akan memastikan bahwa aktivitas usaha yang anda lakukan sesuai dengan target yang sudah anda tetapkan. Contoh kecilnya anda punya target omzet yang ingin anda capai dalam satu bulan. Maka anda juga mesti membreakdown berapa omzet yang harus di capai harian. Tanpa target mungkin saja anda akan berusaha semaunya, bangun siang dan tutup lebih cepat, heheheheheh.

4. Kurang Percaya Diri

Anda kurang percaya diri dengan produk anda sendiri atau terhadap kemampuan anda. Anda berfikir bahwa produk anda kalah dalam hal kualitas. Disini anda mesti melakukan riset misalnya dengan melihat produk sejenis dari kompetitor. Dan berusaha menemukan apa yang bisa anda hasilkan dari yang tidak ada pada produk kompetitor anda. Hal tersebut jelas sebuah kompetisi yang sehat ketimbang anda menjelek-jelekan kelemahan dari produk competitor anda.

5. Tidak Update Teknologi

Contoh paling nyata yang bisa kita ambil adalah ojek pengkolan atau angkot. Disini saya tidak mengatakan bahwa ojek pengkolan itu salah. Saya ingat suatu ketika naik angkot yang ngetemnya lama. Saat si sopir di tegur seenaknya dijawab “Kalo mau cepat naik aja ojek atau taksi”. Menutup diri terhadap teknologi dengan sendirinya kita akan tergerus dan tertinggal. Teknologi dapat membuka peluang baru. Membantu pekerjaan menjadi lebih efisien dan menghemat pengeluaran. Sebagian mungkin berfikir bahwa teknologi baru sulit untuk dipelajari. Tapi mau tidak mau kita harus mempelajarinya. Dengan sendirinya kita pasti mampu beradaptasi.

6. Tidak Melakukan Promosi

Banyak cara untuk melakukan promosi mulai dari informasi biasa mulut ke mulut, Iklan cetak, Internet. Anda boleh memilih promosi apa yang paling tepat sesuai produk dan usaha yang anda jalankan. Tapi tidak menjalankan promosi sama sekali. Berfikir bahwa orang akan datang dengan sendirinya jelas sebuah kesalahan yang fatal. Rejeki memang sudah di atur. Tapi aturan yang Maha Kuasa akan memberikan rejeki lebih buat orang yang usahanya juga lebih.

7. Tidak Mengenal Pelanggan

Kunci sukses dari strategi pemasaran adalah memahami pelanggan pasar usaha kita. karakter orang di beda wilayah mungkin saja berbeda-beda. Contoh yang paling mudah begini : Anda menjual satu produk makanan dimana pasar anda sudah merambah jawa barat dan jawa tengah. Misalnya karakter orang jawa barat suka pedas, sedangkan di jawa tengah lebih cenderung suka rasa manis. Dari sini anda mesti melakukan riset misalnya membuat varian produk anda menjadi dua rasa pedas dan rasa manis. Begitu juga selanjutnya saat anda sudah ekspansi pasar ke wilayah baru. Anda juga mesti memahami karakter pelanggan anda diwilayah tersebut.

8. Pengeluaran Yang Berlebihan

Balik ke point no.1, jika saja anda tidak melakukan perencanaan finansial. Membuat anda buta mengenai apa yang mesti anda beli. Akibatnya banyak modal terbuang karena barang yang anda beli menjadi tidak optimal karena spesifikasi barang yang anda beli tidak sesuai. Jika anda perlu membeli sesuatu untuk usaha anda. Pastikan bahwa speknya memenuhi yang anda butuhkan. Lalu lakukan komparasi harga dari beberapa vendor supaya anda menemukan yang paling murah dengan kualitas yang baik.

9. Tidak Membelanjakan Modal

Ini kebalikan dari nomor point nomor 7 di atas. Anda tidak membelanjakan modal yang sudah anda anggarkan. Bukannya efisiensi justru ini menjadi awal dari pemborosan biaya. Bisa saja alat yang mesti anda upgrade atau ganti baru anda paksakan untuk terus bekerja demi sebuah efisiensi. Tanpa disadari hal tersebut menurunkan kualitas produk anda. Atau menguras lebih banyak energi dan tenaga karyawan anda sendiri.

10. Melakukannya Sendirian

Analoginya hampir sama dengan point nomor 8. Tapi ini lebih ke energi dan pikiran anda. Memaksakan semuanya untuk anda kerjakan membuat pikiran anda terkuras dan membuat diri anda justru menjadi tidak produktif. Banyak ide yang bisa anda telurkan menjadi terpendam karena banyaknya yang mesti anda lakukan sendirian. Delegasikan aktivitas usaha anda kepada rekan anda. Atau ke anggota keluarga and ajika anda menjalankan usaha rumahan.

11. Tidak Berkomitmen

Usaha sendiri atau usaha bersama mesti diawali dengan komitmen. Anda atau partner anda mesti bersedia berperan lebih. Mau meluangkan baik waktu, tenaga dan pikiran demi kesuksesan usaha anda.

Itulah hal-hal umum kesalahan memulai menjalankan usaha sebuah usaha. Tapi sadarkah anda bahwa saya memulainya dengan nomor 2 sampai nomor 11. Lalu kesalahan apa yang nomor 1 ?

Baca Juga :

Kesalahan Nomor 1 adalah anda melupakan untuk berdoa dan meminta kepada yang Maha Kuasa. Apapun usaha yang ingin anda jalankan. Mulailah dengan niat dan berdoa.


Tahukah anda :

Blog Revyou.id adalah blog promosi gratis yang bisa anda manfaatkan untuk mempromosikan produk dan usaha anda. Gratis promosi produk dan usaha untuk kategori usaha kecil (UMKM, UKM, Koperasi, Usaha Rumahan). Pelajari lebih lanjut  bagaimana berpromosi di blog ini.

 

 

Beri Komentar