Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache

Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache

Kali ini kami ingin membagikan step by step Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache. Dengan beberapa langkah mudah setting plugin Litespeed cache untuk wordpress. Apa yang menurut kami menjadi keunggulan plugin ini adalah settingnya yang mudah tapi memberikan dampak yang sangat signifikan untuk meningkatkan performa website. Itu karena teknologi yang menurut kami paling canggih di banding dengan plugin sejenis lainnya.

Litespeed cache plugin wordpress (LSCWP)

Sebelumnya mari mengenal dulu apa itu litespeed cache plugin. Karena plugin ini lah faktor utama dan paling penting dalam meningkatkan performa website wordpress anda. Di samping juga dukungan dari plugin lainnya seperti smush yang mengoptimasi gambar dan jetpack pada setting basic asset statik CDN.

LiteSpeed Cache untuk WordPress (LSCWP) adalah plugin all-in-one untuk mempercepat akselerasi website wordpress, dengan cache tingkat server dan memiliki segudang fitur optimisasi. LSCWP kompatibel dengan plugin-plugin populer, seperti WooCommerce, bbPress, Yoast SEO, dan yang lainnya.

Setting kami lakukan pada website dengan beberapa spesifikasi teknis sbb :
Tema Website : Reviewpro by theme-junkie.
Hosting Provider : Niagahoster.
Plugin esensial yang terinstall diantaranya : Jetpack, Smush, Yoast, siteOrigin PB, siteOrigin WB.

Baca Juga :

 

Disclaimer :

Artikel ini sesuai fakta dan pengalaman optimasi yang kami lakukan sendiri. Hanya sebagai referensi bagaimana meng Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache. Hasil mungkin saja berbeda-beda pada masing-masing website. Bisa jadi lebih baik atau mungkin bisa berakibat buruk pada website anda. Kami tidak meminta atau menganjurkan anda untuk melakukan hal yang terdapat pada artikel ini. Segala hal yang terjadi pada website anda akan menjadi tanggung jawab anda sendiri sepenuhnya.
Berdasarkan pengalaman kami juga, kami tidak menyarankan setting seperti yang kami tulis pada artikel ini jika anda menggunakan tema template HTML dan menjalankan situs web toko online atau web berita dengan publikasi yang tinggi. Hal tersebut mungkin dapat menyebabkan proses add to chart dan proses checkout menjadi lambat atau delay. Lebih lanjut implementasi plugin litespeed cache untuk toko online (ESI).

Setting Advance Option

Kami asumsikan bahwa anda sudah menginstalasi plugin LSCWP. Dan pada kondisi default setting plugin hanya akan menampilkan empat basic TAB, yaitu: General, Cache, Purge, Excludes. Yang ke-empatnya sudah tersetting secara default dan kami tidak melakukan perubahan apapun pada setting tersebut.

Klik pada tombol paling kanan (Show Advance Option) untuk membuka tab lainnya. Dan beberapa tab setting berikut akan muncul: Optimize, Tuning, Media, CDN, ESI, Advance, Debug, Crawler. Pada tab advance tersebutlah yang akan membantu wordpress anda meningkatkan kecepatan performanya secara signifikan.

LSCWP Basic setting

Setting pada Tab Optimize

Setting pada TAB OPTIMIZE yaitu setting untuk meningkatkan performa website dengan focus pada proses me-minifikasi dan mengkombine kode-kode HTML, JS dan CSS.

Seperti kita ketahui bahwa dengan meminify baris kode HTML, JS atau CSS dapat mengurangi ukuran file-file website anda. Karena baris kosong seperti spasi, baris baru (enter) pada kode editor website anda akan di hilangkan. Termasuk juga komen yang mungkin di tuliskan oleh developer tema website.

Pada TAB OPTIMIZE anda akan menemui beberapa setting sebagai berikut.

CSS Minify : Default OFF, Set menjadi ON
CSS Combine : Default OFF, menjadi ON
CSS HTTP/2 Push : Default OFF, Set menjadi ON
JS Minify : Default OFF, Set menjadi ON
JS Combine : Default OFF, Set menjadi ON
JS HTTP/2 Push : Default OFF, Set menjadi ON
HTML Minify : Default OFF, Set menjadi ON
Inline CSS Minify : Default OFF, Set menjadi ON
Inline JS Minify : Default OFF, Set menjadi ON
Load CSS Asynchronously : Default OFF, Set menjadi ON
Generate Critical CSS : Default ON, Set tetap ON
Generate Critical CSS In Background : Default ON, Set tetap ON
Inline CSS Async Lib : Default ON, Set tetap ON
Load JS Deferred : Default OFF, Set menjadi ON
Exclude JQuery : Default ON, Set tetap ON
Remove Comments : Default OFF, Set menjadi ON

Setting pada Tab Tuning

Sementara pada tab Tuning anda akan menemui beberapa setting misalnya pilihan anda untuk meremove query string dan google font. Contoh mudah untuk mengenali query string adalah jika anda melihat halaman URL yang terdapat symbol misalnya tanda Tanya “?” atau symbol Dan “&”.

String tersebut bukanlah bagian dari struktur kode website yang perlu di load saat website anda diakses. Itu sebabnya mengapa kita perlu untuk me-remove query string tersebut.

Combined CSS Priority : Default OFF, Set tetap OFF
Combined JS Priority : Default OFF, Set tetap OFF
Remove Query Strings : Default OFF, Set menjadi ON
Load Google Fonts Asynchronously : Default OFF, Set menjadi ON
Remove Google Fonts : Default OFF, Set tetap OFF
Critical CSS Rules : Setting tetap default
JS Deferred Excludes : Setting tetap default
Remove WordPress Emoji : Default OFF, Set menjadi ON

Setting pada Tab Media

Pada tab Media anda akan menemui beberapa setting yang khusus untuk menangani optimasi gambar atau media. Dan berikut setting yang kami aplikasikan.

Baca Juga :

Lazy Load Images : Default OFF, Set menjadi ON
Responsive Placeholder : Default OFF, Set menjadi ON
Responsive Placeholder Background Color : Warna Default (Grey/Abu-abu)
Generate Reponsive Placeholder In Background : Default ON, Set tetap ON
Lazy Load Iframes : Default OFF, Set menjadi ON
Inline Lazy Load Images Library : Default OFF, Set menjadi ON
Optimize Automatically : Default OFF, Set menjadi ON
Optimization Cron : Default ON, Set tetap ON
Optimize Original Images : Default ON, Set tetap ON
Remove Original Backups : Default OFF, Set menjadi ON
Optimize WebP Versions : Default OFF, Set menjadi ON
Optimize Losslessly : Default OFF, Set tetap OFF
Preserve EXIF/XMP data : Default OFF, Set tetap OFF
Image WebP Replacement : Default OFF, Set menjadi ON
WebP Attribute To Replace : Default setting
WebP For Extra srcset : Default OFF, Set tetap OFF

Setting TAB CDN, ESI dan Advance

Pada TAB CDN kami tidak melakukan setting apapun alias membiarkannya secara default. Ini karena kami tidak mengimplementasikan penggunaan layanan CDN. Jika anda menggunakan layanan CDN tentu saja anda perlu untuk melakukan konfigurasi pada setting tersebut.

Dan pada TAB ESI (Edge Side Includes) kami membiarkannya juga secara default. Untuk toko online mungkin anda perlu mengatur setting ESI.

Dan Terakhir pada TAB ADVANCE kami hanya mengubah OFF menjadi ON pada dua setting yaitu : Object Cache dan Browser Cache.

Hasil Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache:

Hasil Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache (mobile)

Untuk hasilnya sendiri pada versi mobile melalui google pagespeed memang masih di angka 64 dari sebelumnya yang hanya 22. Ini karena tema yang kami gunakan memang bukan tema jenis responsif. Jika anda menggunakan tema responsif hasilnya bisa jadi akan lebih tinggi. (pada hasil pengujian dengan menggunakan tema responsif kami lainnya aseanesia.com, bisa mencapai angka 92).

Hasil Optimasi Website WordPress Dengan Litespeed Cache (pc)

Sedangkan untuk versi PC angka yang dihasilkan melalui pagespeed hampir menyentuh angka sempurna yaitu 97 dari sebelumnya hanya 59.

Lakukan setting secara berhati-hati dan sesuai kebutuhan

Kami memang tidak menjelaskan secara detail satu persatu fitur dan setting pada LSCWP. Berhubung kebutuhan pada masing-masing website mungkin saja berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Jika kami memilih setting ON, mungkin anda perlu untuk men-OFF kan pada website anda, begitu juga sebaliknya. Silahkan anda eksplor sendiri bagaimana kebutuhan website anda demi meningkatkan performa.

Dan kami menyarankan juga untuk anda men-settingnya secara hati-hati. Setiap kali anda merubah satu setting dari OFF menjadi ON. silahkan anda lihat dulu bagaimana effeknya pada website anda secara keseluruhan. Cek pada homepage anda, halaman arsip atau kategori, halaman posting artikel anda atau juga pada gambar di website anda.


Baca Juga :

 

 

Beri Komentar