Tarif MRT Jakarta Belum Ramah Kantong Keluarga

Tarif MRT Jakarta Belum Ramah Kantong Keluarga

RevYou.idBlog – Ini cuma cerita pengalaman saya naik MRT jakarta lho. Bukan karena saya tidak suka dengan fasilitas jakarta atau dengan pemprovnya. Sama sekali tidak. Saya sangat bangga dengan jakarta dan fasilitasnya saat ini. Apalagi gubernur dan jajaran pemprovnya. Ini cuma perbandingan Tarif naik MRT Jakarta bersama keluarga dengan 3 atau 4 orang lebih. Dibandingkan dengan transportasi pribadi.

Waktu itu ketika saya hendak menuju ke rumah kerabat saya didaerah kwitang. Saya sendiri tinggal didaerah Bintaro, Jakarta selatan. Kami menuju lokasi naik grab car 6 seater. Biaya Grab car sebesar 85,000 rupiah. Praktis, empat orang saya dan keluarga langsung dijemput dari depan rumah saya. Dan langsung diantar tepat di depan pintu rumah kerabat saya. Barulah pulangnya kami memutuskan naik #MRT. Dari kwitang saya pesan grab car supaya bisa mengantar saya ke stasiun MRT bundaran HI. Biayanya 15,000 Rupiah.

Baca juga :

[Tips Trick] Cara membayar pajak kendaraan bermotor

Harga Tiket

Ketika kami masuk dari salah satu titik stasiun bawah tanah tsb. Wow… Amazing saya jadi ingat waktu saya tinggal di filipina. Saya selalu naik MRT dari salah satu stasiun bawah tanah MRT disana. Makati Station. Segera saya membeli tiket untuk empat orang masing masing 14,000 Rupiah. Totalnya 56,000 rupiah. Plus saya harus menjaminkan uang 60,000 Rupiah. Untuk biaya kartu/tiket single trip sebesar 15,000 per tiket. Yang nantinya bisa di refund di stasiun tujuan.

Nama-nama stasiun

Setelah beli tiket saya sedikit bingung dengan nama nama stasiun. Karena di belakangnya ada embel embel nama perusahaan. Saya cepat berfikikir, ya itukan pasti sponsorship. Mudah mudahan aja tidak ada nama PT. Angin Ribut yang mensponsori sehingga namanya di tempel dibelakang nama stasiun MRT. Perjalanannya sungguh menyenangkan. Perjalanan subway mulai dari HI dan layang mulai dari daerah Blok M. Keretanya bergerak cepat namun tetap terasa nyaman didalam gerbong. Anak saya terlihat senang berpengalaman naik MRT. Hingga akhirnya saya tiba di stasiun tujuan Lebak Bulus Grab.

Refund kartu single trip

Setelah melakukan refund untuk masing-masing kartu single trip. Saya melanjutkan perjalanan pulang ke rumah dengan naik angkot yang biayanya 5,000 Rupiah per orang. Jadi total perjalanan pulang saya adalah 91,000 Rupiah. Jika dibandingkan untuk perjalanan bersama keluarga. Ternyata masih lebih murah dan lebih praktis saya naik grab car. Sekarang tinggal bagaimana kita mau berpartisipasi paling tidak untuk mengurangi kemacetan dan polusi jakarta yang semakin parah. Apakah mau meninggalkan kebiasaan naik moda kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik ?

Judul yang saya pilih diatas. Saya mohon maaf kalo kurang sesuai. Namanya juga masih belajar ngeblog. Judulnya saya pilih karena perbandingan biaya naik grab car. Atau moda transportasi pribadi  saat bersama keluarga, masih lebih murah dibandingkan tarif naik MRT Jakarta. Katakanlah saya membawa dua orang keluarga saya yang lain dalam perjalanan tersebut. Maka saya harus mengeluarkan biaya tambahan 38,000 Rupiah untuk MRT (dan angkot). Sementara jika naik Grab car atau Go-car saya tidak perlu lagi membayar biaya tambahan.
Pastinya relatif ya. Kalo keluarga yang rumahnya dekat dengan stasiun MRT. Pasti tidak akan terlalu mahal. Ya, mudah-mudahan selalu ada solusi yang lebih baik untuk jakarta.

 

Baca Juga :

 

Sumber foto : id.wikipedia.org

 

Sahabat boleh berbagi pengalaman naik MRT atau LRT jakarta. Tambahkan opini sahabat dikolom komentar ya. 

Beri Komentar